Bencana banjir bandang yang melanda provinsi Malang, sejak 04 November 2021 lalu. Hal ini yang menggerakan PC KMHDI Yogyakarta, pada Jumat 12 November 2021 melakukan aksi turun ke jalan untuk penggalangan dana.
Penggalangan dana dilaksanakan di pertigaan Janti. Ade Aditya Suryadana selaku Ketua Pelaksana mengatakan, kegiatan ini dihadiri oleh 9 orang anggota, kader, dan pengurus.
“Ada 600 keluarga yang terdampak, dengan total warga terdampak sebanyak 1.050 orang,” kata Alie, Selasa (9/11/2021), dilansir dari surabaya.liputan6.com
Berbagai kerusakan bangunan juga dialami masyarakat di kota Malang.
“Selain itu, ada sebanyak 174 rumah di Kota Malang yang terendam lumpur akibat banjir bandang tersebut. Wilayah terdampak di Kota Malang, antara lain, Kelurahan Jatimulyo, Samaan, Jodipan, dan Polehan”, dilansir dari jatim.jpnn.com.
Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan penggalangan dana dibagi menjadi 2 sesi.
“Sesi pertama dilaksanakan pada pukul 10.00 – 11.00 WIB, lalu istirahat sejenak dikarenakan hujan, kemudian dilanjutkan kembali pada pukul 13.40 – 16.00 WIB yang berlokasikan di pertigaan Janti atau lebih tepatnya dibawah flyover”, ujar Ade Aditya Suryadana.
Selain itu, Ade Aditya Suryadana juga menambahkan hal-hal teknis pelaksanaan penggalangan dana tersebut.
“Untuk teknis pelaksanaanya yaitu 1 orang orasi, 2 orang pemegang benner dan sisanya memegang kotak donasi, sempat jeda sejenak karena hujan”, tambahnya.
Dengan adanya penggalangan dana ini, diharapkan dapat membantu masyarakat Malang yang terdampak banjir bandang.
“Melalui kegiatan ini diharapkan semua donasi yang terkumpul langsung diserahkan ke pada kader PC KMHDI Malang dan langsung disalurkan untuk membantu pihak yang terdampak banjir bandang ini. Karena kita memegang peranan dan tanggung jawab yang penting dari para pendonasi sebagai perantara kepada para korban terdampak untuk menyerahkan bantuan”, ujar Ade Aditya Suryadana sebagai penutup dari kegiatan ini.



