Yogyakarta – Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Yogyakarta telah menyelenggarakan kegiatan Sharing Session Mahasabha XIV pada hari Jumat, 24 April 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk mendiseminasikan hasil-hasil ketetapan forum tertinggi organisasi tingkat nasional kepada kader di tingkat cabang, serta memberikan gambaran mendalam mengenai arah gerak KMHDI untuk periode mendatang.
Kegiatan yang berlangsung di Sekretariat PC KMHDI Yogyakarta (Pura Vaikuntha Vyomantara) ini dimulai pada pukul 18.30 WIB. Acara dipandu oleh Ni Luh Dian Arimbi selaku moderator dan dihadiri oleh 13 orang kader. Sharing session ini menghadirkan dua narasumber utama yang merupakan delegasi resmi dalam Mahasabha XIV di Lampung, yaitu Sauca Dharma Duta dan I Gusti Ayu Anindita Pradnyani.
Narasumber pertama, Sauca Dharma Duta, membagikan pengalaman mengenai dinamika persidangan yang berlangsung di Gedung Serbaguna (GSG) Universitas Lampung. Beliau menyoroti suasana forum yang penuh dengan dialektika dalam merumuskan kebijakan organisasi. Secara khusus, beliau menjelaskan mengenai mekanisme pemilihan kepemimpinan nasional yang unik pada Mahasabha kali ini. Beliau menekankan adanya upaya “proteksi mekanisme” yang dilakukan oleh forum untuk menjaga independensi suara mahasiswa dan menghindari adanya campur tangan pihak luar, sehingga kedaulatan organisasi tetap terjaga di tangan kader.
Narasumber kedua, I Gusti Ayu Anindita Pradnyani, memaparkan hasil-hasil konstitusi dan perubahan fundamental dalam struktur organisasi nasional. Beliau menjelaskan adanya amandemen pada AD/ART dan GBHO, termasuk perubahan struktur Pengurus Pusat yang kini memiliki posisi Wakil Ketua Umum, serta adanya penambahan dan penghapusan beberapa departemen untuk menyesuaikan dengan kebutuhan organisasi saat ini. Beliau menekankan pentingnya bagi kader di tingkat cabang untuk memahami perubahan ini agar dapat menjalankan roda organisasi yang selaras dengan haluan pusat.
Nyoman Pande Ananta Wijaya, selaku penanggung jawab kegiatan, menyampaikan apresiasinya atas jalannya acara dan antusiasme peserta sepanjang sesi diskusi.
“Saya merasa sangat senang dapat mengadakan kegiatan ini dengan harapan setiap kader dapat memahami arah gerakan organisasi setelah Mahasabha XIV. Melihat antusiasme teman-teman dalam berdialog, saya optimis bahwa informasi mengenai transformasi organisasi, seperti perubahan struktur dan mekanisme pemilihan yang independen, dapat tersampaikan dengan baik. Semoga melalui sharing session ini, nalar kritis kader tetap terjaga dan kita semua semakin siap untuk bergerak bersama dalam satu tujuan organisasi,” ujar Nyoman Pande Ananta Wijaya.
Kegiatan sharing session ini berlangsung secara interaktif melalui sesi tanya jawab. Materi yang disampaikan diharapkan mampu memberikan wawasan baru bagi seluruh kader PC KMHDI Yogyakarta dalam memahami arah perjuangan organisasi pasca digelarnya Mahasabhaa XIV.