SHARING SESSION DELEGASI KONFRENDIKNAS & TRAINING OF TRAINERPIMPINAN CABANG KESATUAN MAHASISWA HINDU DHARMA INDONESIA (PC KMHDI) YOGYAKARTA

Yogyakarta – Pimpinan Cabang Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PC KMHDI) Yogyakarta telah menyelenggarakan Sharing session Delegasi konfrendiknas & Training Of Trainer pada hari Sabtu 19 Agustus 2025 kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader PC KMHDI Yogyakarta terhadap hasil Konfrendiknas serta memperkuat kompetensi kader melalui kegiatan Training of Trainer. Kegiatan ini berlangsung secara online menggunakan media Zoom Meeting yang diikuti oleh 16 peserta. Kegiatan ini di mulai pada pukul 18.00 WIB yang di bawakan oleh moderator, Nyoman Pande Ananta Wijaya. Kegiatan sharing session ini menghadirkan narasumber dari dua kegiatan. Narasumber pertama adalah Cokorda Gde Lanang Pringandana yang telah menghadiri acara Delegasi Konfrendiknas yang diselenggarakan di Jakarta, sedangkan narasumber lainnya adalah Sauca Dharma Duta dan I Gusti Ayu Anindita Pradnyani yang telah menghadiri Training of Trainer yang diselenggarakan di Bali.

Cokorda Gde Lanang Pringandana selaku narasumber pertama menyampaikan bahwa Konfrendiknas membahas secara mendalam terkait sistem kaderisasi yang telah berlangsung selama ini dan upaya untuk membuat sistem kaderisasi menjadi lebih variatif, baik dalam bentuk formal maupun nonformal. Beliau juga menjelaskan bahwa dalam konferensi tersebut dibahas mengenai sistem pelaksanaan KT3 dan upaya penguatan materi KT3 dengan memberikan pengenalan berupa sub-bab pada KT sebelumnya, serta memberikan perhatian khusus terhadap fenomena penurunan jumlah kader di tingkat PC maupun PD. Beliau juga menyebutkan bahwa ilmu yang diperoleh dalam kegiatan tersebut berupa pengembangan pemikiran kritis mengenai sistem kaderisasi yang ada, serta pemahaman terhadap karakteristik generasi saat ini, khususnya Generasi Z, agar dapat dijadikan acuan dalam proses pengkaderan.

Sebanyak lima kader PC KMHDI Yogyakarta telah mewakili organisasi dalam menghadiri Training of Trainer (TOT) yang berlangsung pada tanggal 11 sampai 13 Juli 2025 di Bali, yaitu Sauca Dharma Duta, I Gusti Ayu Anindita Pradnyani, Ni Luh Putu Meilia Tariani, Devi Intan Permatasari, dan I Gusti Kadek Joslyn Bernando.
Sauca Dharma Duta selaku narasumber kedua membagikan pengalaman perjalanan delegasi menuju lokasi kegiatan yang penuh tantangan. Beliau menyampaikan bahwa terdapat berbagai kendala sebelum keberangkatan, termasuk kekhawatiran karena keberangkatan bertepatan dengan peristiwa kecelakaan kapal tenggelam yang menimbulkan kecemasan selama perjalanan menggunakan kapal. Beliau juga membagikan pengalaman dan materi yang diperoleh selama mengikuti TOT, di mana para peserta dilatih untuk menjadi narasumber atau pemateri yang berkualitas.

Rangkaian kegiatan Training of Trainer (TOT) dimulai dengan prepraktik, yaitu sesi di mana peserta diuji oleh tiga fasilitator dalam kemampuan menyampaikan materi dengan lima kriteria penilaian yang kemudian dievaluasi untuk mengidentifikasi kekurangan yang perlu diperbaiki. Dalam sesi prepraktik tersebut, Sauca Dharma Duta membawakan materi mengenai mahasiswa dari KT 1 Bab 5, dan kegiatan prepraktik tersebut baru selesai pada pukul 24.00 WIB.
Setelah prepraktik selesai, peserta TOT dibagi ke dalam kelompok-kelompok dengan masing-masing kelompok didampingi oleh pendamping khusus untuk mendiskusikan hasil prepraktik yang telah dilaksanakan. Pada hari berikutnya, kegiatan dilanjutkan pada pukul 08.00 WIB dengan penyampaian lima materi kaderisasi yang masing-masing berlangsung selama 90 menit, yaitu materi tentang kaderisasi berkualitas, konsepsi kaderisasi, pendidikan partisipatif, public speaking, dan media penyajian materi. Setelah penyampaian materi selesai, dilakukan konfirmasi dan diskusi dengan kelompok serta pendamping untuk mempersiapkan evaluasi akhir berupa UAS praktik, kemudian dilaksanakan pretest dan posttest, diikuti dengan post praktek, dan diakhiri dengan sosialisasi hasil Konfrendiknas.

Narasumber ketiga, I Gusti Ayu Anindita Pradnyani juga membagikan pengalamannya selama mengikuti Training of Trainer. Beliau menyampaikan bahwa dalam sesi prepraktik, beliau mengambil materi KT 1 mengenai mahasiswa dan KMHDI. Menurut beliau, materi TOT tidak hanya mengajarkan bagaimana menjadi pemateri yang baik, tetapi juga memberikan pemahaman tentang bagaimana mengawal proses kaderisasi di lingkungan KMHDI secara menyeluruh. Beliau menekankan bahwa melalui kegiatan ini, peserta dapat memahami tahapan-tahapan kaderisasi dengan lebih baik, dan memahami bahwa kaderisasi tidak hanya terbatas pada kegiatan formal seperti KT dan MPAB, tetapi juga mencakup kegiatan informal yang dapat mempererat hubungan antar kader melalui kegiatan kebersamaan.

Kegiatan sharing session ini berlangsung secara interaktif. Materi yang disampaikan memberikan wawasan baru kepada kader-kader PC KMHDI Yogyakarta untuk menghasilkan kader-kader yang berkualitas dan berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Hindu Dharma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *