Pada Jumat dan Sabtu, tanggal 18-19 April 2025, kami dari PC KMHDI Yogyakarta telah melaksanakan kegiatan Diklat Manajemen Organisasi (DMO) VIII PC KMHDI Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kaderisasi lanjutan yang bertujuan untuk mempersiapkan kader-kader Hindu berkualitas yang mampu mengelola organisasi secara profesional. Para peserta yang telah mengikuti Masa Perkenalan Anggota Baru (MPAB) sebelumnya, kini diberikan pembekalan lebih mendalam tentang aspek-aspek teknis keorganisasian yang dibutuhkan dalam menjalankan roda organisasi mahasiswa Hindu. Selain itu juga kegiatan ini merupakan proker tahunan dari Bidang Kaderisasi PC KMHDI Yogyakarta.
Kegiatan DMO VIII berlangsung di Pura Vaikunta Vyomantara pada pukul 08.00 – 17.00 WIB, diawali dengan Matur Piuning berdoa bersama. Kepanitiaan ini dipimpin oleh Saudari Chintya Sheila Masterina selaku Ketua Panitia. Kegiatan ini resmi dibuka oleh Saudara Sauca Dharma Duta selaku Ketua PC KMHDI Yogyakarta, dengan diikuti oleh 15 peserta yang terdiri dari pengurus yang belum mengikuti DMO dan anggota baru PC KMHDI Yogyakarta yang sebelumnya sudah mengikuti MPAB.
DMO VIII PC KMHDI Yogyakarta berlangsung selama dua hari dengan pembahasan delapan materi pokok. Pada hari pertama (18 April 2025) materi yang disampaikan meliputi Analisis SWOT, Garis-Garis Besar Program Kerja (GBPK) dan Program Kerja, Mekanisme Komunikasi dan Manajemen Dinamika Konflik Organisasi, dan Musyawarah KMHDI dan Teknis Persidangan.
Sedangkan pada hari kedua (19 April 2025) materi yang disampaikan meliputi Enterprise Resource Planning (ERP) KMHDI, Administrasi Kesekretariatan KMHDI, Administrasi Keuangan, dan Proposal Kegiatan dan Laporan Pertanggungjawaban. Seluruh rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi kehadiran peserta pada pagi hari dan dilakukan penutupan pada sore di hari kedua.
“DMO ini sangat penting bagi keberlanjutan organisasi kita. Kader-kader baru perlu memahami tidak hanya nilai-nilai dan ideologi, tapi juga aspek teknis dalam mengelola organisasi. Saya melihat potensi luar biasa dari 15 peserta yang hadir. Mereka tidak hanya antusias, tapi juga kritis dan berani mengajukan gagasan baru. Ini adalah modal berharga bagi PC KMHDI Yogyakarta ke depan,” ungkap Sauca Dharma Duta saat diwawancarai di sela-sela kegiatan. “Kami berharap setelah DMO ini, mereka bisa langsung mengaplikasikan ilmunya dalam struktur organisasi, dan nantinya siap memimpin regenerasi PC KMHDI Yogyakarta” tambahnya.
Suasana kegiatan DMO VIII berlangsung sangat interaktif dan kondusif, dengan metode penyampaian materi yang tidak monoton. Para pemateri menggunakan kombinasi presentasi, diskusi kelompok, dan simulasi praktik yang membuat peserta aktif terlibat dalam proses pembelajaran. Meskipun materi yang disampaikan cukup padat, namun antusiasme peserta tetap tinggi hingga akhir kegiatan, terlihat dari banyaknya pertanyaan dan tanggapan yang disampaikan pada setiap sesi diskusi.


